Isolasi antar kawasan bukan janji, tapi diuji
Pembatasan data ditegakkan di lapisan basis data, bukan disembunyikan di tampilan. Pengujian kebocoran lintas kawasan berjalan otomatis setiap kali kode berubah, dan kegagalannya menghalangi rilis.
TataWarga lahir dari satu pengamatan sederhana: pengurus kawasan hunian di Indonesia mengelola uang ratusan juta rupiah setahun dengan spreadsheet, buku tamu kertas, dan grup WhatsApp yang tenggelam. Bukan karena mereka tidak mampu — karena tidak ada alat yang dibuat untuk pekerjaan itu.
Empat keluhan yang hampir selalu kami dengar dari pengurus:
Spreadsheet baru setiap periode, rumus yang tergeser, dan satu unit terlewat tanpa ada yang tahu sampai warganya protes.
Transfer tanpa berita, tanda terima tulis tangan, dan bendahara yang menghabiskan akhir pekan mencocokkan mutasi rekening.
Tulisan tangan di pos satpam yang, ketika benar-benar dibutuhkan, ternyata tidak terbaca atau bukunya sudah entah di mana.
Aduan warga tenggelam di antara ratusan pesan lain; tidak ada yang tahu mana yang sudah ditangani dan mana yang terlupakan.
Bukan daftar nilai untuk dipajang. Setiap butir di bawah bisa ditunjuk wujudnya di dalam sistem — itulah syarat sebuah prinsip layak ditulis di sini.
Pembatasan data ditegakkan di lapisan basis data, bukan disembunyikan di tampilan. Pengujian kebocoran lintas kawasan berjalan otomatis setiap kali kode berubah, dan kegagalannya menghalangi rilis.
Tombol Generate Tagihan boleh ditekan dua kali, impor CSV boleh diulang, dan konfirmasi pembayaran boleh datang berkali-kali. Tidak satu pun menghasilkan data ganda — karena di lapangan orang memang menekan tombol dua kali.
Pembatalan tagihan dicatat sebagai entri balik, bukan dengan menghapus baris. Setiap perubahan tagihan dan peran tersimpan lengkap dengan pelaku, waktu, dan nilai sebelum–sesudah.
Aplikasi security tetap memberi keputusan saat jaringan mati, lalu menyinkronkan check-in-nya begitu daring kembali. Alat kerja lapangan harus bekerja di kondisi lapangan.
Tamu cukup membuka tautan QR, pembayaran tunai tetap bisa dicatat, dan pesan kesalahan ditulis dalam Bahasa Indonesia yang bisa dipahami. Sistem menyesuaikan kebiasaan warga, bukan sebaliknya.
Tidak ada penjualan data, tidak ada piksel pelacak iklan, tidak ada pelacakan lokasi, dan tidak ada pemakaian data untuk melatih model kecerdasan buatan.
Kami memilih menyebutkan keduanya. Daftar fitur yang menjanjikan segalanya tidak menolong siapa pun saat kawasan Anda mulai memakainya bulan depan.
Kami menyediakan alatnya; kawasan Anda tetap dikelola oleh pengurusnya. Kami tidak menetapkan besaran iuran, tidak memutuskan pengaduan, tidak menentukan siapa yang boleh masuk gerbang, dan tidak menahan dana iuran warga — dana mengalir langsung ke rekening pengelola.
Pencatatan tamu adalah alat bantu administrasi, bukan jaminan keamanan. Penilaian di gerbang tetap ada pada petugas dan pengurus kawasan.
Ketentuan lengkap ada di Syarat & Ketentuan dan Kebijakan Privasi.
Ceritakan kawasan Anda — jumlah unit, skema iuran, dan kebiasaan pembayaran warga. Kami siapkan kawasan percobaan lengkap dengan data contoh.